Alasan Bank Menolak Pengajuan Kredit

Pengajuan kredit banyak dilakukan oleh orang-orang dengan berbagai alasan. Namun, masalahnya adalah ada banyak pengajuan kredit yang diajukan tidak diterima oleh bank. Dengan demikian, para calon nasabah harus tahu alasan bank menolak pengajuan kredit.

Alasan Bank Menolak Pengajuan Kredit

Pasti setiap orang yang mengajukan kredit berharap dapat disetujui oleh bank. Oleh karena itu, kamu harus memahami beberapa alasan bank menolak pengajuan kredit, yaitu:

1. Masalah Verifikasi Syarat Pengajuan Kredit

Syarat pengajuan kredit bank sudah dibahas oleh Navistha.com mulai dari cara pengajuan hingga tabel angsuran kredit bank. Sehingga kamu perlu mempelajari dan memenuhi syarat kredit bank itu.

Ketika menulis formulir pengajuan kredit, kamu pasti disuruh untuk menuliskan data diri lengkap dengan nomor telepon yang dapat dihubungi. Nomor tersebut bisa nomor pribadi atau nomor telepon tempat bekerja.

Kamu harus memastikan bahwa nomor telepon yang ditulis benar-benar bisa dihubungi. Nomor telepon yang ditulis akan digunakan oleh bank untuk melakukan verifikasi data diri calon nasabah.

Masalah dalam proses verifikasi yaitu saat bank tidak bisa menghubungi nomor yang kamu berikan.  Oleh karena itu, kamu harus menuliskan nomor telepon yang bisa dihubungi serta informasi valid mengenai data diri.

2. Praktik Penipuan

Jika ingin mengajukan kredit, maka kamu jangan berusaha untuk memalsukan data apapun. Data yang dimaksud misalnya informasi data diri, persyaratan yang diperlukan, atau dokumen. Jika kamu melakukan penipuan, otomatis pengajuan kredit juga akan ditolak oleh bank.

Bank akan melakukan verifikasi ulang sebelum memberikan persetujuan kredit. Kamu harus bisa memastikan bahwa semua data, informasi, serta dokumen yang diminta dan dicantumkan merupakan informasi yang benar.

3. Dokumen Pengajuan Pinjaman Kredit Tidak Dapat Terbaca

Setelah berhasil memenuhi semua dokumen yang diminta, pengajuan kredit belum tentu diterima. Hal tersebut dapat terjadi apabila dokumen-dokumen yang diminta tidak dapat terbaca secara jelas. Umumnya, masalah ini diakibatkan pada proses fotocopy.

Setelah melakukan fotocopy dokumen, kamu harus membaca seluruh dokumen dan memastikan bahwa dokumen tersebut bisa terbaca secara baik.

4. Jumlah Kredit yang Tidak Masuk Akal atau Terlalu Besar

Kamu akan ditanya oleh bank mengenai jumlah kredit yang diinginkan. Banyak orang yang diberi pertanyaan tersebut dan menyebutkan nominal yang sangat besar. Tetapi, batas atau limit kredit yang diberikan oleh bank tidak dapat ditentukan begitu saja.

Besaran limit kredit perlu disesuaikan dengan keadaan ekonomi calon nasabah. Bank akan melihat berapa penghasilan tetap serta kemampuan calon nasabah dalam membayar cicilan.

Apabila jumlah kredit yang diajukan terlalu besar dan tidak sesuai dengan penghasilan, maka kemungkinan besar bank akan menolak pengajuan kredit tersebut.

5. Tunggakan Tagihan Kartu Kredit Bank Sebelumnya

Setelah bank selesai melakukan verifikasi dokumen, kamu juga tidak melakukan penipuan, serta jumlah yang diajukan sesuai, masih ada pertimbangan lagi. Kamu juga harus memperhatikan rekam jejak kredit, karena bank akan melihat rekam jejak tersebut sebagai bahan pertimbangan.

Pengajuan kredit akan lebih mudah disetujui oleh pihak bank, apabila kamu selalu membayar tagihan kartu kredit tepat waktu dan disiplin. Berdasarkan rekam jejak kartu kredit tersebut, bank bisa melakukan antisipasi risiko kredit dari awal.

6. Sejarah Kredit yang Buruk

Alasan terakhir yang harus kamu ketahui adalah sejarah kredit. Sejarah kredit yang pernah kamu lakukan, termasuk hal yang menjadi pertimbangan bank dalam menyetujui kredit. Saat kamu melakukan pengajuan kredit, bank akan memeriksa sejarah kredit dengan BI checking.

BI checking berisi semua riwayat kredit milik calon nasabah, baik itu kredit bank atau dengan lembaga bukan bank. Apabila kamu memiliki riwayat kredit yang buruk, maka bank juga kemungkinan besar akan menolak pengajuan kredit.

Oleh karena itu, usahakan untuk selalu tepat waktu dan disiplin membayar kredit supaya jika ingin mengajukan kredit selanjutnya bisa lebih mudah.

Comments are closed.